mungkin juga ada beberapa faktor untuk kita mendapatkan sebuah kebutuhan hidup kita yang antara lain ialah
.
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Kebutuhan Manusia
Keberadaan manusia dalam hidup bermasyarakat membuat manusia satu dengan yang lain berbeda dalam memenuhi kebutuhannya. Mengapa kebutuhan manusia berbeda-beda?
Kebutuhan manusia berbeda-beda karena dipengaruhi oleh faktor-faktor berikut ini.
a. Keadaan Alam (Tempat)
Keadaan alam mengakibatkan perbedaan dalam memenuhi kebutuhan manusia. Orang yang tinggal di daerah kutub, membutuhkan pakaian yang tebal untuk menahan hawa dingin. Lain halnya dengan kita yang tinggal di daerah tropis, cukup memakai pakaian yang tipis.
Oleh karena itu, tampak di sini bahwa keadaan alam dapat mendorong manusia untuk menginginkan barang-barang yang sesuai dengan kondisi alam di tempat yang bersangkutan.
b . Agama dan Kepercayaan
Ajaran agama yang berbeda dapat mengakibatkan kebutuhan yang berbeda pula. Misalnya, penganut agama Islam dilarang makan babi, sedangkan penganut agama Hindu dilarang makan sapi.
Hal ini menunjukkan bahwa masing-masing agama memerlukan alat-alat pemenuhan kebutuhan tertentu yang harus dipakai dalam menjalankan ibadah.
Selain itu dalam hal perayaan keagamaan, masing-masing agama atau kepercayaan berbeda-beda, sehingga kebutuhan akan barang juga berbeda. Misalnya pada saat menjelang hari raya Idul Fitri, kebutuhan akan pakaian muslim akan meningkat tajam.
Berbeda halnya ketika hari raya Natal tiba, orang-orang Nasrani membutuhkan pohon Natal dan bingkisan-bingkisan Natal. Dengan demikian masing-masing agama atau kepercayaan mempunyai kebutuhan yang berbeda-beda.
c . Adat Istiadat
Adat atau tradisi yang berlaku di masyarakat sangat memengaruhi kebutuhan hidup masyarakat. Alasannya, suatu adat atau tradisi akan memengaruhi baik perilaku maupun tujuan hidup kelompok masyarakat setempat.
Akibatnya tradisi yang berbeda akan menimbulkan kebutuhan yang berbeda pula. Misalnya upacara perkawinan. Pelaksanaan upacara antardaerah akan berbeda-beda.
Upacara pernikahan di Jawa Tengah dengan di Sumatra Barat akan memiliki ritual yang berbeda, sehingga kebutuhannya pun akan berbeda pula.
d . Tingkat Peradaban
Makin tinggi peradaban suatu masyarakat makin banyak kebutuhan dan makin tinggi pula kualitas atau mutu barang yang dibutuhkan.
Pada zaman purba, kebutuhan manusia masih sedikit. Namun seiring berkembangnya peradaban, kebutuhan manusia semakin banyak.
Manusia akan berusaha untuk memenuhi kebutuhannya agar mencapai kemakmuran. Dahulu manusia tidak membutuhkan sepeda motor, namun sekarang sepeda motor menjadi kebutuhan yang sangat penting, karena dapat mengefisienkan waktu sampai tempat tujuan.
Selain itu cita rasa kebutuhan manusia modern juga semakin meningkat. Manusia menuntut kualitas tinggi dari barang-barang atau jasa yang dibutuhkan.
Dengan demikian membuktikan bahwa perkembangan peradaban akan menyebabkan kebutuhan akan berkembang dan beragam
Minggu, 17 Maret 2019
Mengidentifikasi kebutuhan manusia
sekarang kita belajar ips yang penuh dengan keasikan belajar kita supaya belajar kita lebih semangat dan lebih giat .
dan sekarang kita akan belajar mengenai tentang kebutuhan hidup manusia
apa sih pengertianya
1.pengertian kebutuhan"Kebutuhan adalah sesuatu yang harus dipenuhi untuk kelangsungan hidup dan apabila tidak dipenuhi akan berakibat fatal."
2.pengertian kebutuhan"kebutuhan adalah salah satu aspek psikologis yang menggerakkan makhluk hidup dalam aktivitas-aktivitasnya dan menjadi dasar (alasan) berusaha..
itu adalah pengertian dan sekarang kita akan membahas tentang jenis jenis kebtuhan
Jenis-jenis Kebutuhan
a. Kebutuhan menurut Intensitas/tingkatan:
1. Kebutuhan primer: kebutuhan yang harus dipenuhi agar manusia dapat hidup secara layak,disebut juga kebutuhan alamiah
contoh; sandang,pangan,papan, pendidikan
2. Kebutuhan sekunder: merupakan kebutuhan pelengkap yang fungsinya untuk meningkatkan kenyamanan.
Contoh; kipas angin, radio, tv,meja kursi dll
3. Kebutuhan tersier: kebutuhan akan barang2 mewah
Contoh; mobil, perhiasan, pesiar dll
b. Kebutuhan menurut sifat
1. Kebutuhan jasmani: kebutuhan yang berhubungan dengan fisik/tubuh/jasmani
contoh:kebutuhan makan,minum,pakaian,biologis
2. Kebutuhan rohani: kebutuhan yang berhubungan dengan kejiwaan atau batin
contoh: beribadah, musik,noton film
c. Kebutuhan menurut Subjek
1. Kebutuhan Individu: kebutuhan yang pemenuhannya bersifat perseorangan
contoh: pelajar membutuhkan buku, seragam
2. Kebutuhan Sosial: kebutuhan yang diperuntukkan oleh banyak orang.
contoh; jembatan, jalan raya, pasar,tempat ibadah.
d. Kebutuhan menurut waktu
1. Kebutuhan sekarang: kebutuhan yang harus dipenuhi saat ini
contoh: obat bagi orang sakit, makan bagi orang lapar, minum bagi orang yang haus.
2. Kebutuhan Yang akan Datang: kebutuhan yang diperuntukkan untuk masa yang akan datang
contoh: tabungan, asuransi
Faktor-faktor yang mempengaruhi kebutuhan
1. Peradaban atau perkembangan jaman.
2. Kondisi alam
3. Agama/kepercayaan
4. Adat istiadat/tradisi
Alat pemuas kebutuhan: Barang & Jasa
Jenis-jenis Barang pemuas kebutuhan
a. Barang menurut tujuan penggunaan
1. Barang konsumsi: Barang yang secara langsung digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Disebut juga barang jadi. Terdiri dari; Barang yang tahan lama(durable good) contoh:perabotan rumah tangga, dan barang tdk tahan lama (nondurable good) contoh: roti
2. Barang Produksi/barang modal: Barang yang digunakan untuk menghasilkan barang lain.
b. Barang menurut cara memperolehnya
1. Barang Bebas: Barang yang bisa dinikmati tanpa harus mengeluarkan pengorbanan. contoh: udara, air laut,matahari
2. Barang Ekonomi: Barang yang jumlah terbatas dan untuk mendapatkannya diperlukan pengorbanan. Sebagian besar barang yang dihasilkan manusia adlh barang ekonomi
c. Barang menurut hubungannya dengan barang lainnya.
1. Barang Substitusi. Barang yang sifatnya saling menggantikan. contoh: bolpoint—pensil
2. Barang Komplementer
Barang yang nilai gunanya meningkat apabila digunakan bersama-sama dengan barang lain. contoh: kompor—minyak tanah
d. Barang menurut proses pembuatannya
1. Barang Mentah/Bahan baku, merupakan bahan dasar pembuatan barang pemuas kebutuhan.
2. Barang setengah jadi, merupakan hasil prosesan barang mentah dan masih digunakan dalam proses produksi selanjutnya.
3. Barang jadi, merupakan barang akhir dari rangkaian proses produksi dan siap untuk dikonsumsi.
dan sekarang kita akan belajar mengenai tentang kebutuhan hidup manusia
apa sih pengertianya
1.pengertian kebutuhan"Kebutuhan adalah sesuatu yang harus dipenuhi untuk kelangsungan hidup dan apabila tidak dipenuhi akan berakibat fatal."
2.pengertian kebutuhan"kebutuhan adalah salah satu aspek psikologis yang menggerakkan makhluk hidup dalam aktivitas-aktivitasnya dan menjadi dasar (alasan) berusaha..
itu adalah pengertian dan sekarang kita akan membahas tentang jenis jenis kebtuhan
Jenis-jenis Kebutuhan
a. Kebutuhan menurut Intensitas/tingkatan:
1. Kebutuhan primer: kebutuhan yang harus dipenuhi agar manusia dapat hidup secara layak,disebut juga kebutuhan alamiah
contoh; sandang,pangan,papan, pendidikan
2. Kebutuhan sekunder: merupakan kebutuhan pelengkap yang fungsinya untuk meningkatkan kenyamanan.
Contoh; kipas angin, radio, tv,meja kursi dll
3. Kebutuhan tersier: kebutuhan akan barang2 mewah
Contoh; mobil, perhiasan, pesiar dll
b. Kebutuhan menurut sifat
1. Kebutuhan jasmani: kebutuhan yang berhubungan dengan fisik/tubuh/jasmani
contoh:kebutuhan makan,minum,pakaian,biologis
2. Kebutuhan rohani: kebutuhan yang berhubungan dengan kejiwaan atau batin
contoh: beribadah, musik,noton film
c. Kebutuhan menurut Subjek
1. Kebutuhan Individu: kebutuhan yang pemenuhannya bersifat perseorangan
contoh: pelajar membutuhkan buku, seragam
2. Kebutuhan Sosial: kebutuhan yang diperuntukkan oleh banyak orang.
contoh; jembatan, jalan raya, pasar,tempat ibadah.
d. Kebutuhan menurut waktu
1. Kebutuhan sekarang: kebutuhan yang harus dipenuhi saat ini
contoh: obat bagi orang sakit, makan bagi orang lapar, minum bagi orang yang haus.
2. Kebutuhan Yang akan Datang: kebutuhan yang diperuntukkan untuk masa yang akan datang
contoh: tabungan, asuransi
Faktor-faktor yang mempengaruhi kebutuhan
1. Peradaban atau perkembangan jaman.
2. Kondisi alam
3. Agama/kepercayaan
4. Adat istiadat/tradisi
Alat pemuas kebutuhan: Barang & Jasa
Jenis-jenis Barang pemuas kebutuhan
a. Barang menurut tujuan penggunaan
1. Barang konsumsi: Barang yang secara langsung digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Disebut juga barang jadi. Terdiri dari; Barang yang tahan lama(durable good) contoh:perabotan rumah tangga, dan barang tdk tahan lama (nondurable good) contoh: roti
2. Barang Produksi/barang modal: Barang yang digunakan untuk menghasilkan barang lain.
b. Barang menurut cara memperolehnya
1. Barang Bebas: Barang yang bisa dinikmati tanpa harus mengeluarkan pengorbanan. contoh: udara, air laut,matahari
2. Barang Ekonomi: Barang yang jumlah terbatas dan untuk mendapatkannya diperlukan pengorbanan. Sebagian besar barang yang dihasilkan manusia adlh barang ekonomi
c. Barang menurut hubungannya dengan barang lainnya.
1. Barang Substitusi. Barang yang sifatnya saling menggantikan. contoh: bolpoint—pensil
2. Barang Komplementer
Barang yang nilai gunanya meningkat apabila digunakan bersama-sama dengan barang lain. contoh: kompor—minyak tanah
d. Barang menurut proses pembuatannya
1. Barang Mentah/Bahan baku, merupakan bahan dasar pembuatan barang pemuas kebutuhan.
2. Barang setengah jadi, merupakan hasil prosesan barang mentah dan masih digunakan dalam proses produksi selanjutnya.
3. Barang jadi, merupakan barang akhir dari rangkaian proses produksi dan siap untuk dikonsumsi.
Selasa, 26 Februari 2019
KESEIMBANGAN DI PASAR BARANG DAN JASA (EQUILIBRIUM KURVA IS-LM)
KESEIMBANGAN DI PASAR BARANG DAN JASA
(EQUILIBRIUM KURVA IS-LM)
A. Sejarah Kurva IS-LM
Sir John Richard Hicks adalah seorang
ekonom Inggris dan salah satu ekonom paling penting dan berpengaruh pada abad
kedua puluh. Yang paling besar kontribusina di bidang ekonomi adalah pernyataan
teori permintaan konsumen dalam ekonomi mikro, dan model IS / LM (1937), yang
diringkas dari pandangan makroekonomi Keynesian. Bukunya Value and Capital
(1939) secara signifikan menjelaskan tentang General-Equilibrium dan Value
Theory. The Compensated Demand Function merupakan sebutan fungsi permintaan
Hicks.
Pada tahun 1972 ia menerima Hadiah Nobel
dalam Ilmu Ekonomi atas kontribusi pionir padateori General-Equilibrium dan
Walfare Theory.
B. Asumsi-Asumsi Pokok
Asumsi-asumsi yang mendasari model IS-LM
merupakan kombinasi asumsi-asumsi model Klasik dan Keynes. Asumsi Klasik yang
digunakan adalah pasar akan senantiasa berada dalam keseimbangan. Sedangkan
asumsi Keynes yang digunakan adalah uang sebagai alat transaksi dan spekulasi.
Lebih rincinya adalah sebagai berikut:
1)
Pasar akan selalu berada dalam keseimbangan. Permintaan sama dengan penawaran (S=D)
2)
Berlaku Hukum Walras, dimana dalam perekonomian terdapat sejumlah n
pasar, dan sebanyak n-1 pasar telah berada dalam keseimbangn, maka pasar ke-n
niscaya telah mencapai keseimbangan.
3)
Funsi uang sebagai alat transaksi dan spekulasi. MD = Mt + Msp
4)
Dimana MD = total permintaan uang
5)
Mt = permintaan uang untuk transaksi
6)
Msp = permintaan uang untuk spekulasi
7)
Perekonomian adalah perekonomian tertutup. Y = C + S.
8)
Model komparatif statis. Analisis yang dilakukan adalah perubahan dari
satu keseimbangan ke kondisi keseimbangan lainnya.
Dalam ekonomi konvensional, kesimbangan umum
dapat terjadi apabila pasar barang dan pasar uang ada di dalam keseimbangan.
Dalam keadaan keseimbangan umum ini besarnya pendapatan nasional (Y) dan
tingkat bunga (i) yang terjadi akan mencerminkan pendapatan nasional (Y) dan
tingkat bunga (i) yang seimbang baik di pasar barang maupun di pasar uang.
C. Pasar Barang (Kurva IS)
Pasar barang adalah pasar dimana semua
barang dan jasa yang diproduksi oleh suatu negara dan dalam jangka waktu
tertentu. Permintaan dalam pasar barang
merupakan agregasi dari semua permintaan akan barang dan jasa di dalam negeri,
sementara yang menjadi penawarannya adalah semua barang dan jasa yang
diproduksi dalam negeri.
Kurva IS adalah Kurva yang menunjukkan
kombinasi antara suku bunga dan tingkat pendapatan, dimana pasar barang berada
dalam kondisi keseimbangan.
Kurva IS menunjukkan kombinasi dari tingkat
bunga dan tingkat pendapatan yang konsisten dengan keseimbangan dalam pasar
untuk barang dan jasa. Perubahan-perubahan dalam kebijakan fiskal yang
meningkatkan permintaan terhadap barang dan jasa menggeser kurva IS ke kanan.
Perubahan-perubahan dalam kebijakan fiskal yang mengurangi permintaan terhadap
barang dan jasa menggeser kurva IS ke kiri.
Kurva IS memiliki kemiringan negatif karena
tingkat suku bunga yang lebih tinggi menurunkan pengeluaran investasi, yang
pada gilirannya menurunkan permintaan agregat serta tingkat pendapatan
keseimbangan.
Kurva IS melandai kebawah karena keluaran
dan suku bunga memiliki hubungan berbanding terbalik di pasar barang: Apabila
keluaran meningkat maka akan lebih banyak uang yang ditabung, yang artinya suku
bunga haruslah diturunkan untuk mendorong investasi yang cukup sehingga
sepantaran dengan tabungan.
Kita mengetahui bahwa dalam pasar barang
ada tingkat ekuilibrium output (pendapatn) agregat (Y) untuk tiap nilai tingkat
bunga (r). untuk nilai r tertentu, kita bisa menentukan nilai ekuilibrium Y.
Nilai ekuilibrium Y turun ketika r naik dan naik ketika r turun. Oleh sebab
itu, ada hubungan negative antara ekuilibrium Y dengan r. Alasan hubungan
negative ini adalah hubungan negative antara investasi yang direncanakan dengan
tingkat bunga. Ketika tingkat bunga naik, investasi yang direncanakan (I)
turun, dan penurunan dalam I ini menyebabkan penurunan nilai ekuilibrium Y.
Kita juga mengetahui dari analisis
sebelumnya dalam pasar barang, bahwa ketika pembelian pemerintah (G) meningkat
dengan tingkat bunga konstan, nilai ekuilibrium Y naik. Ini berarti kurva IS
bergeser ke kanan ketika G meningkat. Dengan r sama dan nilai G lebih tinggi,
nilai ekuilibrium Y lebih besar. Ketika G turun, kurva IS bergeser ke kiri.
Faktor - faktor yang mempengaruhi kurva IS,
yaitu sebagai berikut:
1.
Bilangan pengganda (multiplier)
Besarnya kecilnya pengganda mempengaruhi,
baik intercept maupun slope dari fungsi IS. Semakin besar pengganda, maka
intercept dan slope kurva IS semakin besar pula. Sedangkan besar kecilnya
pengganda itu sendiri dipengaruhi oleh kecenderungan mengkonsumsi marjinal
(MPC) atau b dan elastisitas investasi terhadap pendapatan (f).
2. Kepekaan investasi terhadap perubahan dalam
tingkat bunga (interest elasticity of investment).
Semakin peka (sensitive) investasi terhadap
perubahan dalam tingkat bunga, maka slope kurva IS akan semakin curam
(steeper), sedangkan intercept-nya adalah tetap atau tidak berubah. Sebaliknya,
semakin tidak sensitif (insensitive) investasi terhadap perubahan dalam tingkat
bunga, maka slope kurva IS akan semakin datar (flatter). Jadi, elastisitas
investasi terhadap tingkat bunga hanya mempengaruhi kemiringan (slope) kurva
IS, sementara intercept-nya tetap, yang berarti pula tidak akan menyebabkan
kurva IS tersebut bergeser.
3.
Kebijakan pemerintah (fiscal policy).
Perubahan didalam peubah kebijakan fiskal
seperti pengeluaran pemerintah (G) dan pajak (T) akan mempengaruhi intercept
kurva IS, tetapi tidak berpengaruh terhadap slope kurva IS. Dengan perkataan
lain, perubahan dalam peubah kebijakan fiskal (G dan T) hanya akan menyebabkan
kurva IS bergeser dengan kemiringan (slope) tetap. Kebijakan fiskal sebenarnya
dapat pula mempengaruhi kemiringan kurva IS, kalau pajak yang dipungut
pemerintah adalah pajak pendapatan (incuded tax), dimana tarif pajak (tax rate)
akan mempengaruhi pengganda (multiplier), dan selanjutnya pengganda akan
mempengaruhi, baik intercept maupun slope kurva IS yang bersangkutan.
D. Pasar Modal / Pasar Uang (Kurva LM)
Hubungan antara tingkat bunga dan tingkat
pendapatan yang muncul di pasar uang dinyatakan dengan Kurva LM. Teori
preferensi likuiditas menyatakan bahwa tingkat bunga menyesuaikan untuk
menyeimbangkan penawaran dan permintaan untuk aset perekonomian yang paling
likuid, yaitu uang. Keseimbangan pasar uang tercapai bila permintaan uang(L)
telah sama dengan penawaran uang(M).
Jadi, L = M
Kurva LM menunjukkan kombinasi tingkat bunga
dan tingkat pendapatan yang konsisten dengan keseimbangan dalam pasar untuk
keseimbangan uang riil. Kurva LM memiliki kemiringan positif. Kenaikan suku
bunga akan menurunkan permintaan saldo riil. Untuk mempertahankan agar tingkat
permintaan saldo riil bisa sama dengan tingkat penawaran tetap, pendapatan
harus ditingkatkan. Semakin besar kepekaan permintaan akan uang terhadap
pendapatan, dan semakin rendah kepekaan permintaan akan uang terhadap, maka
semakin curamlah kurva LM.
Hal-hal utama mengenai Kurva LM adalah
sebagai berikut:
·
Kurva LM adalah kombinasi dari tingat suku bunga dan tingkat pendapatan,
sehingga pasar uang berada dalam situasi keseimbangan.
·
Bila pasar uang berada pada situasi yang seimbang, demikian juga dengan
pasar obligasi. Karenanya kurva LM adalah juga merupakan kombinasi dari tingkat
pendapatan dan suku bunga, sehingga pasar obligasi pada situasi keseimbangan.
·
Kurva LM miring secara positif. Karena penawaran uang adalah tetap,
kenaikan tingkat pendapatan, yang menaikkan jumlah uang yang diminta, haruslah
disertai dengan kenaikan suku bunga. Hal ini menurunkan jumlah uang yang
diminta, dan karenanya mempertahankan keseimbangan pasar uang.
·
`Kurva LM bergeser oleh terjadinya perubahan penawaran uang. Kemudian
penawaran uang akan
menggeser kurva LM ke sebelah kanan.
Senin, 25 Februari 2019
Keberagaman Budaya di Indonesia
Keberagaman Budaya di Indonesia
Faktor-faktor Penyebab Keberagaman Budaya
Masyarakat Indonesia terdiri dari ratusan
suku bangsa yang tersebar di lebih dari 13 ribu pulau. Setiap suku bangsa
memiliki identitas sosial, politik, dan budaya yang berbeda-beda, seperti
bahasa yang berbeda, adat istiadat serta tradisi, sistem kepercayaan, dan
sebagainya.
Ciri keragaman kebudayaan lokal di
Indonesia dapat dilihat dari hal-hal sebagai berikut:
1.
Keragaman suku bangsa
Dari ilmu antropologi diketahui bahwa nenek
moyang bangsa Indonesia berasal dari Yunan, Cina Selatan.
Antara tahun 3.000 – 500 SM Indonesia telah
dihuni oleh penduduk migran submongoloid dari Asia yang kemudian bercampur
dengan penduduk indigenous/ pribumi dan indo-arian dari Asia Selatan.
Klasifikasi suku di Indonesia menurut Van
Vollenhoven yang membagi Indonesia ke dalam 19 daerah suku bangsa, yaitu:
1)
Aceh
2)
Gayo-alas dan Batak
Nias dan Batu
3)
Minangkabau
Mentawai
4)
Sumatra Selatan
5)
Melayu
6)
Bangka dan Belitung
7)
Kalimantan
8)
Minahasa
Sangir-Talaud
9)
Gorontalo
10)
Toraja
11)
Sulawesi Selatan
12)
Ternate
13)
Ambon
Kepulauan Barat Daya
14)
Irian
15)
Timor
16)
Bali dan Lombok
17)
Jawa Tengah dan Jawa Timur
18)
Surakarta dan Yogyakarta
19)
Jawa Barat
2.
Keberagaman bahasa
Indonesia termasuk dalam rumpun bahasa
Austronesia (Australia-Asia). Gorys Keraf membagi rumpun bahasa ini ke dalam
subrumpun:
1)
Bahasa-bahasa Austronesia Barat atau Bahasa-bahasa Indonesia/ Melayu
yang meliputi:
§
Bahasa-bahasa Hesperonesia (Indonesia Barat) yang meliputi: bahasa
Minahasa, Aceh, gayo, Batak, Minangkabau, Melayu, Melayu Tengah, Lampung, Nias,
Mentawai, Jawa, Sunda, Madura, Dayak, Bali Sasak, Gorontalo, Toraja,
Bugis-Makasar, Bima, Manggarai, Sumba, Sabu.
§
Bahasa-bahasa Indonesia Timur yang meliputi: bahasa Timor-Ambon, Sula
Bacan, Halmahera Selatan-Irian Barat.
2)
Bahasa-bahasa Austronesia Timur atau Polinesia yang meliputi:
§ Bahasa-bahasa
Melanesia (Melanesia dan Pantai Timur Irian)
Melanesia (dari bahasa Yunani "pulau
hitam") adalah sebuah wilayah yang memanjang dari Pasifik barat sampai ke
Laut Arafura, utara dan timur laut Australia.
§
Bahasa-bahasa Heonesia (Bahasa Polinesia dan Mokronesia)
3.
Keberagaman religi
Indonesia memiliki keberagaman agama atau
kepercayaan. Di Indonesia terdapat enam agama yang diakui secara resmi oleh
negara yaitu: Islam, Katolik, Protestan, Hindu, Buddha dan Konghucu. Selain itu
berkembang pula kepercayaan-kepercayaan lain di massyarakat.
4.
Keberagaman seni dan budaya
Suku bangsa yang beragam di Indonesia tentu
menghasilkan kebudayaan yang beragam pula. Salah satu wujud itu adalah
kesenian, baik seni sastra, seni tari, seni musik, seni drama, seni rupa dan
sebagainya.
Manfaat Keberagaman Budaya
Keberagaman budaya memberikan manfaat bagi
bangsa kita. Dalam bidang bahasa, kebudayaan daerah yang berwujud dalam bahasa
daerah dapat memperkaya perbedaharaan istilah dalam bahasa Indonesia. Sementara
itu, dalam bidang pariwisata, potensi keberagaman budaya dapat dijadikan objek
dan tujuan pariwisata di Indonesia yang bisa mendatangkan devisa. Pemikiran
yang timbul dari sumber daya manusia di masing-masing daerah dapat pula
dijadikan acuan bagi pembangunan nasional.
Masalah Akibat Keberagaman Budaya
Mengatur dan mengurus sejumlah orang yang
sama ciri-ciri, kehendak, dan adat istiadatnya tentunya lebih mudah daripada
mengurus sejumlah orang yang semuanya berbeda-beda mengenai hal-hal tersebut.
Gagasan yang menarik untuk diangkat
mengatasi/ mengikis kesalahpahaman dan membangun benteng saling pengertian
adalah dengan multikulturalisme dan sikap toleransi serta empati.
1)
Multikulturalisme
Multikulturalisme adalah istilah yang
digunakan untuk menjelaskan pandangan seseorang tentang ragam kehidupan di
dunia, ataupun kebijakan kebudayaan yang menekankan tentang penerimaan terhadap
realitas keragaman, dan berbagai macam budaya (multikultural) yang ada dalam
kehidupan masyarakat menyangkut nilai-nilai, sistem, budaya, kebiasaan, dan
politik yang mereka anut.
Didalam multikulturalisme masyarakat
diminta untuk melihat dan menyikapi perbedaan, multikulturalisme juga mengajak
masyarakat untuk melihat keragaman budaya dalam kacamata kesederajatan maksudnya
tidak ada budaya yang lebih tinggi daripada budaya lain. Didalam
multikulturalisme juga tidak boleh ada diskriminasi terhadap suatu komunitas
suku bangsa tertentu karena hal itu akan menjadi benih perpecahan dan konflik.
Semua suku bangsa harus diperlakukan sama dan dilibatkan dalam berbagai aspek
kebangsaan baik sosial, politik, hukum, maupun pertahanan dan keamanan. Hanya
dengan cara demikian seluruh potensi suku bangsa akan bahu-membahu membangun
perdapan bangsanya yang lebih baik.
2)
Toleransi dan empati
Sikap toleransi berarti sikap yang rela
menerima dan menghargai perbedaan dengan orang atau kelompok lain.
Empati adalah sikap yang secara ikhlas mau
merasakan pikiran dan perasaan orang lain.
Sikap toleran dan empati ini sangat penting
ditumbuhkembangkan dalam kehidupan masyarakat yang majemuk seperti di
Indonesia.
Cara pikir seperti ini akan membawa kita
pada sikap dan tindakan untuk tidak memperuncing perbedaan, tetapi mencari
nilai-nilai universal yang dapat mempersatukan.
Integrasi Nasional
Integrasi artinya pembauran hingga menjadi
satu kesatuan yang utuh atau bulat. Integrasi bisa terjadi secara horisontal
dengan pihak yang sederajat, ataupun secara vertikal.
Pendapat para ahli mengenai integrasi
nasional:
1.
Higgins
Memahami integrasi nasional dengan melihat
proses penyatuan kelompok budaya dan sosial pada satu kesatuan wilayah dan
identitas nasional.
2.
Dr. Nazaruddin Sjamsuddin
Proses penyatuan suatu bangsa yang mencakup
semua aspek kehidupannya, yaitu aspek sosial, politik, ekonomi dan budaya.
3.
J. Soedjati Djiwandono
Cara bagaimana kelestarian persatuan
nasional dalam arti luas dapat didamaikan dengan hak menentukan nasib sendiri.
Hak tersebut perlu dibatasi pada suatu taraf tertentu. Bila tidak, persatuan
nasional akan dibahayakan.
Faktor-faktor yang memengaruhi integrasi
nasional:
1.
Homogenitas kelompok
Pada kelompok yang kecil biasanya tingkat
kemajemukannya juga relatif kecil, sehingga akan mempercepat proses integrasi
nasional.
2.
Mobilitas geografis
Faktor geografis memengaruhi efektifitas
dan efesiensi komunikasi. Komunikasi yang berlangsung di dalam masyarakat akan
mempercepat integrasi nasional.
Kata kunci dalam mencapai integrasi
nasional adalah dengan menjaga keselarasan antarbudaya.
Peranan pemerintah
1.
Pemerintah harus mampu melaksanakan sebuah sistem politik nasional yang
dapat mengakomodasikan aspirasi masyarakat yang memiliki kebudayaan yang
berbeda-beda.
2.
Kemampuan desentralisasi pemerintah yang diwujudkan dalam agenda otonomi
daerah.
3.
Keterbukaan dan demokratisasi yang bertumpu pada kesamaan hak dan
kewajiban warga negara.
Peranan masyarakat
1.
Meminimalkan perbedaan yang ada dan berpijak pada kesamaan-kesamaan yang
dimiliki oleh setiap budaya daerah.
2.
Meminimalkan setiap potensi konflik yang ada.
Budaya Lokal ~ Indonesia terletak di
wilayah yang menghampar dari ujung utara Pulau Weh sampai ke bagian timur di
Merauke. Selain itu, Indonesia terdiri atas berbagai suku bangsa dengan
keragaman budaya yang dimilikinya. Oleh karena itu bangsa Indonesia disebut
juga bangsa majemuk yang memiliki beragam budaya. Selain itu, Indonesia
memiliki letak sangat strategis dan tanah yang subur dengan kekayaan alam
melimpah ruah. Keadaan geografis yang strategis ini menyebabkan semua arus
budaya asing bebas masuk ke Indonesia. Hampir semua budaya setiap etnis mulai
Asia sampai Eropa ada di Indonesia. Budaya yang masuk itu memperkaya dan
memengaruhi perkembangan budaya lokal yang ada secara turun temurun. Nah, pada
kesempatan kali ini Zona Siswa akan membahas salah satu materi dari Antropologi
yaitu Budaya Lokal dan Budaya Asing. Semoga bermanfaat. Check this out!!!
A. Buadaya Lokal
Konsep mengenai budaya lokal telah
mengalami perkembangan. Pengertian lama budaya lokal sangat berkaitan dengan
wilayah dan budaya yang berkembang di dalamnya. Seiring perkembangan zaman dan
sistem sosial budaya, dewasa ini budaya lokal dimaknai sebagai pengetahuan
bersama yang dimiliki sejumlah orang. Dengan demikian, budaya lokal dapat
digunakan untuk merujuk budaya pedagang kaki lima, budaya pengemis, bahkan
budaya sekolah. Batasan-batasan budaya menurut wilayah menjadi kabur dan tidak
memadai lagi.
Budaya lokal meliputi berbagai kebiasaan
dan nilai bersama yang dianut masyarakat tertentu. Pengertian budaya lokal
sering di hubungkan dengan kebudayaan suku bangsa. Konsep suku bangsa sendiri
sering dipersamakan dengan konsep kelompok etnik. Menurut Fredrik Barth
sebagaimana dikutip oleh Parsudi Suparlan, suku bangsa hendaknya dilihat
sebagai golongan yang khusus. Kekhususan suku bangsa diperoleh secara turun
temurun dan melalui interaksi antarbudaya. Budaya lokal atau dalam hal ini
budaya suku bangsa menjadi identitas pribadi ataupun kelompok masyarakat
pendukungnya. Ciri-ciri yang telah menjadi identitas itu melekat seumur hidup
seiring kehidupannya.
"Budaya lokal adalah nilai-nilai lokal
hasil budi daya masyarakat suatu daerah yang terbentuk secara alami dan
diperoleh melalui proses belajar dari waktu ke waktu. Budaya lokal dapat berupa
hasil seni, tradisi, pola pikir, atau hukum adat."
Budaya lokal merupakan suatu kebiasaan dan
adat istiadat daerah tertentu yang lahir secara alamiah, berkembang, dan sudah
menjadi kebiasaan yang sukar diubah. Budaya masyarakat yang tinggal di daerah
pedalaman (pedesaan) yang tinggal di daerah pantai berbeda. Budaya lokal
masyarakat pedalaman (pedesaan) terlihat tenang dengan karakteristik
masyarakatnya yang cenderung tertutup. Adapun budaya lokal masyarakat yang
tinggal di daerah pantai terlihat keras dan karakteristik masyarakatnya relatif
lebih terbuka.
Kekayaan budaya lokal di Nusantara
dijadikan laboratorium hidup antropologi oleh para antropolog. Budaya lokal
yang bersifat tradisional yang masih dipertahankan. Tidak semua nilai
tradisional buruk dan harus dihindari. Justru nilai tradisional itu harus
digali dan digunakan untuk mendukung dan membangun agar tidak bertentangan
dengan nilai modern.
Dewasa ini, budaya lokal semakin
berkembang. Apalagi sejak berkembangnya teknologi informasi yang canggih.
Banyak budaya lokal yang diangkat dalam program acara di televisi. Sinetron dan
film yang beredar mulai menggunakan sisipan bahasa daerah dan adanya kosakata
dalam bahasa daerah itu menjadi kosakata nasional.
Budaya Lokal dan Budaya Asing |
www.zonasiswa.com
B. Budaya Asing
Indonesia yang terletak di antara dua benua
dan dua samudra, memiliki peluang terjadinya proses interaksi sosial dari
berbagai bangsa sekaligus membuka proses difusi atau penyebaran kebudayaan
melalui jalur perdagangan, baik lokal maupun antarnegara. Melalui perdagangan
inilah terjadi kontak kebudayaan antarsuku bangsa, baik suku-suku bangsa yang
ada di Indonesia maupun dari mancanegara.
Perpindahan unsur-unsur kebudayaan dapat
terjadi tanpa disertai adanya proses perpindahan kelompok manusia atau
bangsabangsa dari satu tempat ke tempat lainnya. Hal itu dapat terjadi dalam
proses perdagangan ataupun pelayaran, di mana para pedagang selain melakukan
transaksi dagang, juga memperkenalkan kebudayaan bangsa mereka. Demikian pula
yang dilakukan para penyebar agama. Agama Islam misalnya, masuk ke Indonesia
dibawa oleh pedagang dari Gujarat, Arab, dan Persia.
Proses penyebaran kebudayaan didominasi
melalui jalur perdagangan laut, maka dari itu penduduk di daerah pesisir
memiliki kebudayaan campuran. Pengaruh kebudayaan asing yang dibawa kaum
pedagang ataupun pelaut banyak memengaruhi pola kebudayaan masyarakat pribumi
yang tinggal di daerah pesisir atau di sekitar pelabuhan tempat mendaratnya
pedagang asing.
Pengaruh kebudayaan asing terhadap
kebudayaan lokal secara umum dapat dijumpai dalam bentuk sebagai berikut.
Sistem Religi
Bergesernya sistem religi yang berakar pada
kepercayaan tradisional menuju sistem religi yang berlandaskan ajaran agama,
merupakan contoh konkret adanya pengaruh kebudayaan asing terhadap kebudayaan lokal.
Bangsa Indonesia pada awalnya menganut sistem kepercayaan kepada roh-roh
leluhur maupun kekuatan gaib yang diwariskan secara turun temurun. Namun, kini
telah terkikis dengan adanya ajaran agama yang menekankan kepada satu tujuan
penyembahan yakni Tuhan Yang Maha Esa.
Sistem Pengetahuan
Masuknya kebudayaan asing dengan membawa
bentuk sistem pengetahuan yang lebih modern telah mengubah cara pandang
masyarakat terhadap keadaan alam sekitarnya. Pengetahuan tradisional yang
cenderung berlandaskan pada kemampuan intuitif yang irasional berubah ke pola
pemikiran yang lebih rasional. Misal: penemuan obatobatan tradisional merupakan
bentuk pengembangan pengetahuan tradisional terhadap khasiat tumbuhan yang
dipadukan dengan pengetahuan modern (ilmu farmasi), sehingga menghasilkan obat
yang alami dan bebas dari bahan kimia.
Sistem Teknologi
Teknologi merupakan salah satu unsur
kebudayaan yang berkaitan dengan peralatan yang dipergunakan manusia untuk
mengubah keadaan sekitarnya maupun keadaan dirinya demi terpenuhinya kebutuhan
hidup.
Kesenian
Dari waktu ke waktu kesenian tradisional
sebagai salah satu unsur kebudayaan lokal mulai ditinggalkan oleh masyarakatnya
terutama para generasi muda. Masuknya kesenian mancanegara yang dirasa lebih
menarik dan mewakili jiwa muda, banyak menggeser ruang gerak kesenian
tradisional.
Bahasa
Secara umum, pengaruh kebudayaan asing
khususnya dalam bahasa, bukan menghilangkan bahasa lokal, namun justru
memperkaya perbendaharaan kata dalam bahasa lokal tersebut. Banyak kata-kata dalam
bahasa Indonesia yang berasal dari kata-kata bahasa asing yang telah diserap
menjadi kosakata bahasa Indonesia.
Semoga artikel Antropologi tentang
penjelasan mengenai Budaya Lokal dan Budaya Asing di atas bisa bermanfaat dan
menambah wawasan sobat sekalian. Apabila ada suatu kesalahan baik berupa
penulisan maupun isi, mohon kiranya kritik dan saran yang membangun untuk
kemajuan bersama. Jangan lupa like dan share juga ya sobat. Terima kasih...
Bagi teman-teman yang mempunyai suatu
tulisan unik tentang apa saja, ataupun puisi, cerpen, cergam, pantun, bahkan
profil sekolah dan guru; dan ingin dibagikan ke teman-teman lainnya melalui
mading zona siswa, silahkan saja kirim karya kalian di Mading Zona Siswa. Karya
kalian nantinya akan ditampilkan di mading kami dan akan dibaca oleh ribuan
pengunjung lainnya setiap hari. Ayoo kirim karya kalian di mading zona siswa.
Terima kasih sudah berkunjung. ^^Maju Terus Pendidikan Indonesia^^
SUMBER EKONOMI YANG LANGKA DAN KEBUTUHAN MANUSIA YANG TIDAK TERBATAS
SUMBER EKONOMI YANG LANGKA DAN KEBUTUHAN
MANUSIA YANG TIDAK TERBATAS
BARANG/BENDA SEBAGAI ALAT PEMENUHAN
KEBUTUHAN MANUSIA
1. Jenis-Jenis Dan Kegunaan Benda Pemuas
Kebutuhan Manusia
Barang atau benda adalah segala sesuatu
yang menjadi sarana, baik secara langsung maupun tidak langsung dapat memenuhi
kebutuhan hidup manusia. Sedangkan jasa adalah segala sesuatu yang dapat
dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia yang tidak berwujud.
Alat atau jenis pemenuhan kehidupan manusia
yang berupa barang dapat dibedakan menjadi beberapa macam sebagai berikut :
a.
Dilihat dari cara memperolehnya
Jenis barang menurut cara memperolehnya.
Pemuas kebutuhan dapat dibedakan menurut besarnya pengorbanan yang kita lakukan
untuk memperolehnya.
Barang ekonomi. Barang ekonomi adalah
barang pemuas kebutuhan yang untuk memperolehnya memerlukan sejumlah
pengorbanan tertentu yang biasanya berupa uang. Misalnya, untuk memperoleh
makanan kita harus mengeluarkan sejumlah uang. Uang tersebut adalah sebuah
pengorbanan.
Barang bebas. Barang bebas adalah barang
pemuas kebutuhan yang tersedia hampir tidak terbatas sehingga untuk
memperolehnya kita tidak membutuhkan pengorbanan dan dapat mengambilnya begitu
saja di alam. Misalnya, udara untuk bernapas, pasir di padang pasir, dan es di
kutub.
Barang illith. Barang illith adalah barang
yang dibutuhkan tapi jika barang ini melebihi dari yang dibutuhkan justru akan
merugikan dan berbahaya. Misalnya, air dan api.
b. Dilihat Dari Cara Pemakaiannya.
Setiap barang pemuas kebutuhan mempunyai
hubungan dengan barang lainnya sesuai dengan fungsi dan peranannya, yaitu
sebagai berikut.
Barang substitusiBarang substitusi adalah
barang pemuas kebutuhan yang fungsinya dapat menggantikan barang lain atau
dapat saling menggantikan. Contohnya, gas dapat menggantikan minyak tanah
sebagai bahan bakar.
Barang komplementerBarang komplementer
adalah barang pemuas kebutuhan yang akan bermanfaat apabila dipakai
bersama-sama dengan benda yang lain. Misalnya, mobil dengan bensin, jarum
dengan benang, dan kompor dengan minyak tanah.
c. Dilihat Dari Segi Sifatnya
Berdasarkan segi jaminan pinjaman, alat
pemenuhan kebutuhan dibedakan menjadi benda bergerak dan tidak bergerak.
1 ) Benda bergerak
Benda yang dapat dipindah-pindahkan
tempatnya dan dapat digunakan sebagai jaminan untuk mendapatkan kredit jangka
pendek (jangka waktu kurang dari 1 tahun) disebut benda bergerak. Contoh benda
bergerak antara lain: mobil, perhiasan, dan barang-barang elektronik.
2 ) Benda tidak bergerak
Benda yang tidak dapat dipindah-pindahkan
tempatnya dan dapat digunakan sebagai jaminan untuk memperoleh kredit jangka
panjang dinamakan benda tidak bergerak. Contoh barang tidak bergerak antara
lain tanah dan gedung.
d.
Dilihat Dari Segi Penggunaan
Menurut kegunaannya, barang atau alat
pemuas kebutuhan dapat digolongkan menjadi dua.
Barang konsumsikonsumsi adalah barang siap
pakai karena manfaatnya langsung dapat diambil. Misalnya, makanan, minuman, dan
pakaian.
Barang produksiBarang produksi adalah
barang yang berguna untuk menghasilkan barang yang lain. Barang produksi
merupakan istilah lain dari barang modal. Misalnya, mesin jahit dan radio.
e. Dilihat Dari Segi Pembuatannya
Menurut proses produksinya, barang dapat
dibedakan sebagai berikut.
Barang mentah (bahan baku)Barang mentah
adalah bahan dasar untuk membuat barang lain. Barang ini sama sekali belum
mengalami proses pengolahan. Misalnya, kapas, kayu, dan hasil tambang.
Barang setengah jadiBarang setengah jadi
adalah barang yang telah melalui proses pengolahan, tetapi belum dapat
digunakan untuk memenuhi kebutuhan karena belum menjadi produk akhir. Misalnya,
kain untuk membuat pakaian, besi untuk untuk membuat pisau, dan terigu untuk
membuat kue.
Barang jadiBarang jadi merupakan produk
akhir yang telah melalui proses pengolahan dari bahan baku menjadi bahan
setengah jadi sampai menjadi barang yang siap pakai untuk memenuhi kebutuhan
manusia.
f. Dari Segi Kemakmuran Rakyat.
1. Barang Superior
barang superior, semakin tinggi tingkat
kemakmuran rakyat, semakin besan pula permintaan terhadap suatu barang, seperti
: TV, Video Mobil mewah, dsb.
2. Barang Interior
barang interior, semakin tinggi tingkat
kemakmuran rakyat semakin kecil permintaan terhadap suatu barang. Misalnya
Gaplek, jagung.
KEGUNAAN / UTILITY
Setiap barang mempunyai nilai guna atau
manfaat tersendiri atau sering juga disebut utilitas (utility). Pada dasarnya
manusia melakukan suatu proses produksi untuk meningkatkan nilai guna suatu
barang. Nilai guna suatu barang dapat ditingkatkan tidak saja karena diubah
dari bahan mentah menjadi barang setengah jadi, dan kemudian diubah lagi
menjadi barang jadi, tetapi setelah menjadi barang jadi pun nilai gunanya dapat
terus ditingkatkan.
Oleh karena itu, banyak perusahaan yang
melakukan berbagai macam inovasi pada barang-barang yang diproduksinya untuk
semakin meningkatkan nilai guna barang tersebut. Misalnya, perkembangan telepon
seluler (handphone) yang semakin lama semakin canggih, beragam kegunaannya,
serta semakin memudahkan proses kerja manusia.
Kegunaan barang umumnya dapat digolongkan
sebagai berikut.
Kegunaan bahan dasar (Elementary
utility)Kegunaan bahan dasar berarti suatu barang dirasakan kegunaannya karena
memiliki bahan dasar tertentu. Misalnya, pasir kuarsa berguna karena mengandung
bahan dasar untuk pembuatan kaca.
Kegunaan bentuk (Form utility)Kegunaan
bentuk berarti peningkatan nilai guna suatu barang terjadi karena perubahan
bentuknya. Misalnya, kegunaan sebatang kayu akan meningkat setelah diubah
bentuknya menjadi kursi.
Kegunaan waktu (Time utility)Kegunaan waktu
berarti peningkatan nilai guna suatu barang terjadi jika digunakan pada waktu
yang tepat. Misalnya, jas hujan dan payung berguna pada saat musim hujan.
Kegunaan tempat (Place utility)Kegunaan
tempat berarti peningkatan nilai guna suatu barang terjadi jika berada pada
tempat yang tepat. Misalnya, perahu berguna ketika berada di lautan.
Kegunaan kepemilikan (Ownership
utility)Kegunaan kepemilikan berarti peningkatan nilai guna suatu barang
terjadi jika berada pada pemilik yang tepat. Misalnya, jala lebih berguna bagi
seorang nelayan daripada bagi seorang dokter.
MASALAH KELANGKAAN
1. Pengertian Kelangkaan
Apa yang terbersit di benak kalian ketika
mendengar istilah kelangkaan? Apakah mengenai hilangnya kedelai di pasaran? Ataukah
mengenai minyak tanah atau elpiji yang mendadak lenyap di pasar sehingga
membuat banyak ibu-ibu/bapak-bapak harus mengantri di penyalur-penyalur minyak
tanah atau elpiji? Kedua contoh di atas menggambarkan bentuk kelangkaan.
Manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya tidak pernah ada puasnya. Kebutuhan
manusia beraneka ragam dan terus-menerus ada. Hari ke hari kebutuhan manusia
semakin bertambah banyak baik jumlah, mutu, dan coraknya. Pertambahannya itu
tidak sebanding dengan sumber daya yang tersedia. Oleh karena itu, akan ada
sebagian orang yang tidak mendapatkan alat pemuas kebutuhan yang diinginkan,
entah karena tidak mampu mengeluarkan pengorbanan yang disyaratkan (biaya tidak
terjangkau) atau karena barang sudah habis. Kondisi di atas dapat disebut
sebagai kelangkaan. Jadi kelangkaan dapat diartikan situasi atau keadaan di
mana jumlah sumber daya yang ada dirasakan kurang atau tidak cukup untuk
memenuhi kebutuhan manusia. Menurut ilmu ekonomi, kelangkaan mempunyai dua
makna, yaitu:
a. terbatas, dalam arti tidak cukup
dibandingkan dengan banyaknya kebutuhan manusia.
b. terbatas, dalam arti manusia harus
melakukan pengorbanan untuk memperolehnya.
2.
Faktor-Faktor Penyebab Kelangkaan
Kelangkaan dapat terjadi jika sumber daya
yang ada terbatas sedangkan kebutuhan jumlahnya tidak terbatas. Kebutuhan
manusia akan terus bertambah seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk.
Meskipun manusia berusaha memperbanyak alat atau barang untuk memenuhi
kebutuhan hidup, tetapi sumber daya dan alat produksi yang ada terbatas
jumlahnya. Keterbatasan sumber daya yang ada dapat dibuktikan dari contoh
berikut ini.
a.
Sumber Daya Alam
Sumber daya alam adalah sumber daya yang ada
di alam dan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Keberadaan sumber
daya alam juga terbatas. Keterbatasannya dapat dilihat dari beberapa contoh
sumber daya berikut ini.
1 ) Air
Manusia memanfaatkan air terutama air
bersih untuk minum, mandi, cuci pakaian, cuci piring, dan sebagainya. Di
kota-kota besar untuk mendapatkan air bersih sangat sulit. Mereka harus membeli
air bersih dari PAM (perusahaan air minum). Hal ini menunjukkan bahwa
ketersediaan air sangat terbatas.
2 ) Hutan
Hutan merupakan sumber daya alam yang
sangat penting keberadaannya. Dahulu hutan di Indonesia menjadi paru-paru
dunia. Selain itu hasil dari hutan seperti rotan, damar, dan kayu dapat
dimanfaatkan manusia untuk memenuhi kebutuhan. Hutan dapat juga dijadikan
sebagai tempat resapan air sehingga dapat mencegah terjadinya banjir. Namun
sekarang keberadaannya sudah sangat mengkhawatirkan. Hal itu disebabkan banyak
orang yang menebangi pohon-pohon di hutan tanpa memerhatikan pelestariannya
sehingga sekarang ini banyak hutanhutan yang gundul. Kalian tentunya tahu
apakah akibat dari hutan gundul? Ya, salah satunya dapat menyebabkan banjir. Di
samping itu, sumber daya hutan yang dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk
memenuhi kebutuhan semakin berkurang jumlahnya.
b .
Sumber Daya Manusia
Sumber daya manusia juga terbatas
keberadaannya. Maksudnya sumber daya manusia yang berkualitas dan mempunyai
moral yang baik sedikit jumlahnya. Kualitas sumber daya manusia di Indonesia
jika dibandingkan dengan kualitas sumber daya manusia di negara-negara maju
masih jauh tertinggal. Kemampuan untuk mengolah sumber daya yang ada masih rendah.
Sehingga barang yang dihasilkannya pun masih rendah pula baik jumlah dan
kualitasnya. Hal ini menunjukkan bahwa sumber daya manusia yang berkualitas
jumlahnya terbatas.
c .
Sumber Daya Modal
Sumber daya modal dapat berupa mesin-mesin,
bahan baku ataupun peralatan-peralatan lainnya. Keterbatasan sumber modal
dibuktikan dengan alat-alat yang digunakan dalam produksi masih menggunakan
mesin-mesin berteknologi rendah. Hal ini dapat memengaruhi kelangsungan dalam
proses produksi barang.
d .
Sumber Daya Kewirausahaan
Sumber daya kewirausahaan adalah sumber
daya yang mampu mengombinasikan antara sumber daya alam, sumber daya manusia,
dan sumber daya modal. Orang yang memiliki jiwa kewirausahaan masih sedikit
jumlahnya. Oleh karena itu sedikitnya orang yang mampu menyatukan sumber daya
yang ada dapat memengaruhi jumlah hasil produksi. Sehingga hal tersebut dapat
memengaruhi keberadaan alat pemuas kebutuhan di masyarakat.
Keterbatasan-keterbatasan sumber daya di atas jika digunakan untuk memenuhi
kebutuhan yang tidak terbatas dapat menyebabkan kelangkaan alat pemuas
kebutuhan. Terjadinya kelangkaan dapat disebabkan karena faktor-faktor berikut
ini.
a. Pertumbuhan penduduk yang tidak seimbang
dengan pertumbuhan produksi.
b. Ketersediaan sumber daya alam yang terbatas.
c. Terbatasnya kemampuan manusia.
d. Sifat serakah manusia.
e. Kurangnya tenaga-tenaga ahli.
Biaya Peluang
1. Pengertian Biaya Peluang
Biaya peluang muncul ketika seseorang
dihadapkan pada beberapa pilihan dan dia harus memilih salah satunya. Oleh
karena itu, biaya peluang adalah nilai barang atau jasa yang dikorbankan karena
memiih alternatif kegiatan.
Konsep biaya peluang adalah sebuah
peringatan bahwa jumlah nominal yang dikeluarkan tidak selalu merupakan biaya
yang sesungguhnya. Misalnya jika Pemerintah memutuskan untuk membangun jalan
raya melalui taman kota, biaya tanah yang diperlukan untuk membangun jalan raya
mungkin akan terlihat murah dalam hal anggaran atau biaya yang dikeluarkan,
akan tetapi hal tersebut akan mengorbankan masyarakat yang harus merelakan
kesenangannya untuk menikmati indahnya taman atau menghilangkan penat sambil
bercengkerama dengan kerabat atau keluarganya di taman tersebut.
Biaya yang benar-benar dikeluarkan disebut
dengan biaya eksplisit, sedangkan biaya peluang merupakan biaya implisit. Namun
baik biaya eksplisit maupun biaya implisit harus diperhitungkan dalam melakukan
keputusan-keputusan ekonomi. Dan kedua biaya disebut dengan biaya sesungguhnya
(genuine cost).
2. Bersikap Rasional Dalam Menyikapi
Berbagai Pilihan
Seperti yang telah Anda baca sebelumnya
adanya keterbatasan dalam pemenuhan kebutuhan menyebabkan pilihan dalam hidup
manusia. Dimana pilihan itu akan menimbulkan biaya atau pengorbanan. Dan
langkah yang akan dilakukanpun dapat menentukan manusia harus berfikir secara
bertahap, rasional, dan menentukan skala prioritas.
Dalam menentukan kebutuhan, ada beberapa
pertimbangan penting yang perlu Anda perhatikan.
1.Kebutuhan
Misalnya Anda ingin membeli handphone baru.
Apakah handphone tersebut benar-benar dibutuhkan dan apakah ini pilihan yang
cerdas ?
Sementara jika tidak memiliki handphone
baru Anda masih bisa berkomunikasi.
2.Biaya yang ditimbulkan
Jika telah memiliki handphone berarti juga
harus mengeluarkan biaya lagi yaitu biaya pulsa. Dalam hal ini Anda harus
mempertimbangkan biaya peluang dan biaya yang sebenarnya yang harus anda
keluarkan.
3.Manfaat
Anda harus bisa membandingkan manfaat yang
diperoleh dengan biaya yang dikeluarkan. Dan jika manfaatnya lebih kecil,
keputusan membeli handphone baru tidaklah tepat dan Anda telah bertindak tidak
rasional.
Bagaimana dengan pilihan Anda? Apakah suatu
pilihan yang bermanfaat?
Untuk itu dalam menentukan pilihan perlu
pertimbangan sebagai berikut :
1.Memilih barang dan jasa yang benar-benar
bermanfaat
2.Dapat mengendalikan diri dalam
berkonsumsi
3.Membuat perencanaan sebelum menentukan
pilihan.
3. Perbedaan Biaya Sehari-hari Dengan Biaya
Peluang
Biaya adalah pengorbanan untuk mendapatkan
suatu tujuan. Di suatu perusahaan, biaya merupakan pengorbanan untuk
memproduksi suatu barang, memasarkan suatu barang, atau kegiatan lainnya. Jika
pengorbanan itu untuk memproduksi suatu barang, maka biaya atau pengorbanan
tersebut dinamakan biaya produksi. Jika biaya tersebut untuk memasarkan suatu
barang, maka biaya tersebut dinamakan biaya pemasaran.
Di atas kita telah menyinggung biaya
eksplisit dan biaya implisit. Biaya eksplisit perusahaan adalah pembayaran
tunai untuk membayar sumber daya yang dibeli di pasar sumber daya. Di dalam
perusahaan, sumber daya adalah segala sesuatu yang diperlukan untuk aktivitas
perusahaan. Biaya sumber daya dapat berupa upah, sewa, bunga, asuransi, pajak
dan sejenisnya. Dengan kata lain, biaya eksplisit adalah biaya peluang sumber
daya perusahaan dalam bentuk pembayaran tunai.
Di samping pengeluaran tunai atau biaya
eksplisit, perusahaan juga menghadapi biaya implisit yang merupakan biaya
peluang (opportunity cost) dari penggunaan sumber daya milik perusahaan.
Laba akuntansi adalah pendapatan atau
penerimaan dikurangi biaya eksplisit. Laba ekonomi adalah pendapatan dikurangi
biaya eksplisit dan biaya implisit. Perusahaan dikatakan memperoleh laba
ekonomi jika laba tersebut lebih besar daripada biaya peluang atau opportunity
cost.
Minggu, 24 Februari 2019
sosial
===
Asal kata sosial dari bahasa Latin → socius
= teman
Interaksi adalah tindakan atau aksi yang
dibalas dengan reaksi. Interaksi tidak dapat dilakukan secara sendiri, harus
ada orang atau kelompok lain sebagai mitra untuk berinteraksi.
Cth: berbincang-bincang, bersalaman,
jual-beli
Pengertian Interaksi Sosial
Interaksi sosial adalah hubungan sosial
yang dinamis antara satu individu dengan individu lain, antara individu dengan
kelompok masyarakat, atau antara kelompok satu dengan kelompok lain yang ada
dalam masyarakat.
Interaksi sosial (positif maupun negatif)
diwujudkan dalam bentuk tindakan sosial.
Tindakan sosial adalah perilaku, aksi, atau
perbuatan yang dilakukan seseorang atau kelompok untuk mencapai tujuan
tertentu.
Interaksi Sosial
Interaksi sosial POSITIF: interaksi yang
dilakukan dalam bentuk tindakan sosial yang bersifat positif (baik).
Contoh: bekerja sama dalam bisnis,
gotong-royong, berdagang, membentuk koperasi, menjadi pengurus organisasi, dll.
Interaksi sosial NEGATIF: tindakan/aksi
yang merugikan orang lain
Contoh: membunuh, merampok,
menjelek-jelekkan orang lain, melakukan pemerasan, dll
Tindakan Sosial
(berdasarkan sifat)
Tindakan sosial yang bersifat RASIONAL:
tindakan sosial yang dilakukan secara sadar dan masuk akal berdasarkan
pertimbangan-pertimbangan yang mantap.
Contoh: menentukan pilihan jurusan di
perguruan tinggi berdasarkan cita-cita, minat, dan bakat
Tindakan sosial yang bersifat IRRASIONAL:
tindakan sosial yang tidak masuk akal, akan tetapi dipercaya bahwa tindakannya
itu akan memberi manfaat padanya.
Contoh: menerima iming-iming menggandakan
uang karena berharap mendapat keuntungan (misalnya: 1 juta menjadi 5 juta tanpa
upaya keras, melalui dukun, dsb)
Catatan:
Tidak semua tindakan manusia digolongkan
sebagai TINDAKAN SOSIAL.
Contoh: menyanyi sambil mencuci karena
senang/menghibur diri, tindakan tersebut tidak dapat digolongkan sebagai
tindakan sosial. Namun, jika seseorang berlatih bernyanyi untuk mengikuti
festival/lomba menyanyi, maka tindakannya digolongkan sebagai tindakan sosial.
Suatu tindakan dapat dapat digolongkan
sebagai tindakan sosial apabila tindakan tersebut dilakukan dengan tujuan
tertentu, atau dipengaruhi orang lain.
Interaksi sosial akan menimbulkan proses
sosial. Tanpa interaksi sosial tidak akan timbul proses sosial karena syarat
utama terjadi proses sosial ialah adanya interaksi sosial.
PROSES SOSIAL: hubungan timbal baik antara bidang-bidang
kehidupan dalam masyarakat melalui interaksi antar individu masyarakat.
Proses sosial dan interaksi sosial adalah
dua istilah yang saling terkait. Bentuk umum dari proses sosial adalah
interaksi sosial. Interaksi sosial merupakan kunci dari seluruh kehidupan
karena adanya interaksi sosial akan memungkinkan kehidupan bersama.
Ciri interaksi sosial:
pelakunya > 1 orang
antara pelaku terjadi komunikasi melalui
kontak sosial
SYARAT INTERAKSI SOSIAL:
Kontak sosial;
Komunikasi
KONTAK SOSIAL
tidak hanya dilakukan secara langsung,
tetapi dapat pula dilakukan secara tidak langsung.
Kontak Sosial secara LANGSUNG (Primer) →
bertemu dan berhadapan, berjabat tangan, berbicara bertatap muka, termasuk
kontak melalui media komunikasi (berkirim surat, telepon, chatting lewat
internet, dll)
Kontak sosial secara TIDAK LANGSUNG
(Sekunder) → cth: jual beli tanah melalui perantara
SOSIALISASI sebagai PROSES PEMBENTUKAN
KEPRIBADIAN
Sosialisasi dalam Keluarga
Sosialisasi dalam Masyarakat
Nilai-nilai sosial di masyarakat
a. Nilai MATERIAL → segala sesuatu yang
berwujud kebendaan yang bermanfaat bagi manusia, misalnya kendaraan, gedung,
perabot rumah tangga, alat tulis, dsb
b. Nilai VITAL → segala sesuatu yang
diperlukan manusia agar dapat hidup dan melakukan kegiatan atau aktivitas,
misalnya makanan dan minuman, pakaian, dsb
c. Nilai SPIRITUAL dan KEROHANIAN → segala
sesuatu yang berguna bagi rohani manusia. Nilai ini dibedakan menjadi 4:
1) Nilai MORAL/kebaikan → bersumber dari
unsur kemauan (etika) dan kehendak (karsa)
2) Nilai KEBENARAN → bersumber dari unsur
akal manusia (akal, budi, dan cipta)
3) Nilai KEINDAHAN → bersumber dari rasa
manusia (perasaan dan seni)
4) Nilai AGAMA/nilai religius → nilai
ketuhanan dan kerohanian yang tertinggi dan bersifat mutlak
FUNGSI Nilai Sosial:
1) Sebagai petunjuk (pedoman) yang
mengarahkan orang untuk berpikir dan bertindak sesuai dengan nilai-nilai sosial
yang berlaku
2) sebagai benteng perlindungan hidup
masyarakat; mencegah kejahatan/maksiat
3) sebagai pendorong kehidupan
bermasyarakat; menuntun kepada kebaikan (mampu menempatkan diri sebagai orang
yang berbudi luhur dan kreatif sehingga disenangi dan disegani masyarakat
sekitarnya)
NORMA-NORMA SOSIAL di masyarakat
NORMA dan NILAI merupakan dua istilah yang
saling berhubungan, akan tetapi terdapat perbedaan di antara keduanya.
NILAI → sesuatu yang baik, luhur,
diinginkan, dan dianggap penting oleh masyarakat
NORMA → kaidah atau aturan, patokan,
ukuran-ukuran tertentu yang berkembang di masyarakat untuk dipatuhi secara
bersama. Norma adalah petunjuk hidup yang berisi perintah dan larangan yang
ditetapkan bersama berdasarkan budaya setempat yang mengatur perilaku manusia
di masyarakat.
1) Norma AGAMA
2) Norma KESOPANAN
3) Norma KESUSILAAN
4) Norma HUKUM
5) Norma adat
6) Norma kebiasaan/kelaziman, dll
FUNGSI NORMA SOSIAL
a. mengatur orang untuk bertindak dan
berpikir, bertindak, dan berperilaku sesuai dengan norma yang berlaku
b. mewajibkan semua orang agar menyesuaikan
diri dengan norma yang berlaku
c. mengikat atau mengendalikan individu
BENTUK-BENTUK INTERAKSI SOSIAL
Proses Sosial ASOSIATIF
; terjadi ketika suatu kelompok atau
orang-perorang (individu) melakukan suatu interaksi sosial yang memilii
kesamaan dalam pandangan atau tindakan dalam hubungan satu sama lain. Adanya
kesamaan tindakan di antara kelompok atau individu yang berinteraksi tersebut
akan
mengarah kepada terciptanya kerukunan dan
kesatuan.
Jenis proses sosial asosiatif:
a) KERJASAMA (cooperation)
Kerjasama dapat terjadi pada anak-anak,
pemuda, maupun orang dewasa. Mulai dari permainan petak umpet, organisasi
kepemudaan (karang taruna, dll), sampai organisasi politik dan pemerintahan.
Kerjassama dapat terbentuk dan berkembang
apabila orang dapat digerakkan karena memiliki kesadaran untuk mencapai suatu
tujuan yang dianggap bermanfaat bagi dirinya atau kelompok.
b) AKOMODASI (acomodation) → suatu proses
sosial di mana orang-orang atau kelompok-kelompok yang mula-mula saling
bertentangan, masing-masing pihak melakukan pendekatan dan penyesuaian diri
untuk mengakhiri pertentangan tersebut.
Salah satu cara penyesuaian diri dalam
akomodasi misalnya: masing-masing pihak mengurangi tuntutannya dan saling
menerima tuntutan pihak lain agar dapat tercapai suatu kesepakatan di antara
mereka yang bertentangan.
Bentuk-bentuk akomodasi:
1. KOERSI (coercion) → bentuk akomodasi
yang dilaksanakan karena adanya paksaan dari salah satu pihak yang lebih kuat
terhadap pihak lain yang lebih lemah kedudukannya
Contoh: ketidakberdayaan pekerja ketika
berhadapan dengan majikannya yang tidak mau memenuhi tuntutannya. Karena takut
diberhentikan, akhirnya pekerja tersebut menghentikan tuntutannya
2. KOMPROMI (compromise) → bentuk akomodasi
yang masing-masing pihak yang bertentangan saling mengurangi tuntutannya
sehingga terdapat suatu penyelesaian yang baik di antara pihak-pihak yang
bertentangan
Contoh: terjadinya kesepakatan antara buruh
dengan perusahaan bahwa kenaikan upah akan diberikan sebesar 50% dari tuntutan
buruh. Buruh menerima penjelasan bahwa perusahaan kemampuan perusahaan dan
buruh merasakan kesulitan yang terjadi di masyarakat.
3. ARBITRASI (arbitration) → bentuk
kompromi yang menggunakan pihak ketiga.
Contoh: dalam contoh sebelumnya, di antara
pihak buruh dan perusahaan diundang pihak Departemen Tenaga Kerja dan
Transmigrasi dalam proses pengambilan keputusan.
4. MEDIASI (mediation) → hampir sama dengan
arbitrasi, hanya saja pihak ketiga yang diundang untuk mendamaikan kedua pihak
tidak memiliki wewenang dalam pengambilan keputusan, melainkan hanya sebagai
penasihat.
Contoh: dalam penyelesaian konflik di
Myanmar (etnis Rohingya) yang dimediasi oleh tim PMI (Yusuf Kalla) dan BSMI
5. KONSILIASI (consiliation) → bentuk
akomodasi dengan cara mempertemukan keinginan-keinginan dari pihak yang
bertikai untuk mencaai penyelesaian yang terbaik.
6. TOLERANSI (tolerantion) → bentuk
akomodasi di mana masing-masing pihak yang berbeda paham menghindarkan diri
dari perselisihan dengan cara menghargai dan menghormati pihak lain.
7. STALEMATE → bentuk akomodasi di mana
masing-masing pihak yang bertikai berhenti pada satu titik tertentu karena
kedua belah pihak memiliki kekuatan yang seimbang. Keduanya mundur, (tidak ada
yang menang atau kalah).
Contoh: “perang dingin” AS dan Uni Sovyet
yang berakhir dengan sendirinya
8. AJUDIKASI (adjudication) → bentuk
akomodasi di mana penyelesaian pertikaian dilakukan melalui badan peradilan
karena semua cara musyawarah yang ditempuh tidak menghasilkan penyelesaian yang
dapat diterima semua masyarakat.
c) ASIMILASI
→ ditandai dengan adanya usaha-usaha
mengurangi perbedaan-perbedaan di antara orang-orang atau kelompok manusia.
Faktor-faktor yang mempengaruhi asimilasi:
sikap toleransi
kesempatan yang seimbang di bidang ekonomi
antarkelompok masyarakat yang berbeda kebudayaan
sikap menghargai orang asing dan
kebudayaannya
sikap terbuka dari golongan yang berkuasa
perkawinan campuran
adanya musuh bersama dari luar
2. Proses Sosial DISOSIATIF
Proses sosial disosiatif bertolak belakang
dengan proses sosial asosiatif. Proses sosial disosiatif menekankan pada
persaingan atau perlawanan.
Proses ini disebut juga proses yang
bersifat oposisi, yaitu suatu cara berjuang melawan seseorang atau kelompok
untuk suatu tujuan tertentu.
Bentuk-bentuk Proses Sosial Disosiatif:
a. PERSAINGAN (kompetisi) → suatu proses
sosial yang terjadi di masyarakat di mana individu-individu atau kelompok
saling bersaing untuk berlomba atau berkompetisi mencari keuntungan melalui
bidang-bidang tertentu dengan menggunakan cara-cara yang terbuka dan adil.
Persaingan dapat terjadi dalam sebuah
lomba/kompetisi, pemilu, dll.
Menurut berntuknya, persaingan dapat
terjadi di berbagai bidang kehidupan, antara lain:
1) persaingan ekonomi
2) persaingan kebudayaan → (budaya,
pendidikan, pergaulan, kesenian, adat istiadat, dll)
3) persaingan kedudukan dan peran → terjadi
di antara orang dewasa untuk meraih kedudukan/pieran dalam masyarakat dan
negara
b. KONTRAVENSI → bentuk proses sosial yang
berbeda dengan persaingan dan pertentangan.
Kontravensi ditandai oleh gejala-gejala
adanya ketidakpastian mengenai diri seseorang atau suatu rencana, dan perasaan
tidak suka yang disembunyikan, kebencian atau keraguan terhadap kepribadian
seseorang.
Kontravensi merupakan sikap mental yang
tersembunyi (tidak kelihatan) terhadap orang lain atau kelompok.
c. PERTENTANGAN (pertikaian atau konflik) →
suatu proses sosial di mana seseorang atau kelompok menentang pihak lain yang
disertai dengan ancaman atau kekerasan untuk mencapai tujuan/keinginannya.
Pertentangan muncul karena adanya
perbedaan-perbedaan antara individu dengan individu, antara individu dengan
kelompok, atau antara kelompok dengan kelompok. (dalam hal ciri jasmani, emosi,
unsur budaya, pola perilaku, kepentingan ekonomi, politik, dll)
Proses Sosial yang terjadi di masyarakat
didasarkan atas beberapa faktor yaitu imitasi, sugesti, identifikasi, dan
simpati
a. IMITASI → suatu proses yang terjadi
dengan cara mencontoh, meniru, atau mengikuti perilaku orang lain. Proses
belajar dengan imitasi (meniru) ada yang bersifat positif, ada pula yang
bersifat negatif (tergantung dari apa yang ditiru dalam interaksi sosial
tersebut).
b. SUGESTI → suatu proses dalam interaksi
sosial dengan memberikan pandangan atau pengaruh oleh seseorang kepada orang
lain sehingga dapat menggerakkan atau mempengaruhi hati orang tersebut untuk
mengikuti pandangan atau pengaruh yang diberikannya.
Pengaruh sugesti lebih mudah terjadi bila
yang memberi sugesti adalah orang yang berpengaruh, berwibawa, atau pemimpin
dari orang tersebut. Selain itu, sugesti dapat pula terjadi dari teman-teman
dekat, atau bahkan yang lebih muda atau lebih rendah ‘derajat’nya dari orang
tersebut.
c. IDENTIFIKASI → suatu proses pada diri
seseorang yang memiliki keinginan atau kecenderungan untuk menjadi sama
(identik) dengan orang lain.
Proses identifikasi dapat berlangsung tanpa
disadari ataupun dilakukan secara sengaja oleh orang tersebut. Dalam hal ini
orang yang melakukan identifikasi mengenal betul orang yang menjadi idolanya.
Sikap, perilaku, cara hidup orang yang menjadi idolanya (orang yang dikagumi)
sangat dia sukai dan menjiwai dirinya sehingga ia ingin menjadi seperti orang
itu.
d. SIMPATI → ialah perasaan suka ataupun
tertarik yang timbul pada diri seseorang pada diri orang lain. Simpati juga
berbentuk kepedulian atas sesuatu yang menimpa diri orang lain (musibah,
kesedihan, dll)
SEJARAH INDONESIA KOLONIALISME DAN IMPERIALISME BARAT DI INDONESIA
SEJARAH INDONESIA
KOLONIALISME DAN IMPERIALISME BARAT DI
INDONESIA
Kolonialisme dan Imperialisme Barat di
Indonesia
A.
Proses Kedatangan Bangsa Barat Hingga Terbentuknya Pemerintahan Kolonial
1.
Latar belakang kedatangan Bangsa Eropa ke Indonesia
a.
Adanya Perang Salib (1070-1291); Perang ini mengakibatkan kota
Konstantinopel (Byzantium) jatuh ke tangan Turki Utsmani pada tahun 1453.
Sehingga penguasa Turki pada saat itu yakni Sultan Mahmud II menutup pelabuhan
Konstantinopel bagi orang-orang Eropa. Hal ini membuat orang-orang Eropa
kesulitan mendapat rempah-rempah.
b.
Keinginan mencari rempah-rempah; Keadaan ini karena adanya hal-hal di
atas, sehingga rempah-rempah sulit dicari dan mahal harganya. Oleh sebab itu
orang-orang Eropa berupaya untuk mencari daerah asal rempah-rempah.
c.
Penjelajahan samudra; Faktor pendorong penjelajahan samudra diantaranya
keinginan mencari kekayaan (gold), keinginan menyebarkan agama (gospel),
keinginan mencari kejayaan (glory), adanya semangat reconguesta (semangat
pembalasan terhadap kekuasaan Islam di mana pun yang dijumpainya sebagai tindak
lanjut dari Perang Salib), perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, adanya
buku Imago Mundi yang menceritakan perjalanan Marco Polo (1271-1292), adanya
teori Heliosentris dari ajaran Copernicus yang menyatakan bahwa bumi itu bulat.
2.
Faktor-Faktor Yang Mendorong Orang-Orang Eropa Mengadakan Penjelajahan
Samudra Pada Akhir Abad Ke-16.
a.
Jatuhnya Kota Konstantinopel tahun 1453 ke tangan penguasa Turki Usmani
dalam Perang Salib yang menyebabkan tertutupnya jalur perdagangan bagi
orang-orang Eropa, dan mengakibatkan tingginya harga rempah-rempah.
b.
Kisah perjalanan Marco Polo ke dunia Timur, yaitu perjalanan kembalinya
Marco Polo dari negara Cina melalui pelayaran atau lautan.
c.
Penemuan Copernicus yang didukung oleh Galileo yang menyatakan bahwa
bumi itu bulat.
d.
Penemuan kompas (penunjuk arah mata angin).
e.
Semangat Reconquista, yaitu semangat pembalasan terhadap kekuasaan Islam
di mana pun yang dijumpainya.
Proses Perkembangan Kolonialisme Dan
Imperialisme Barat Di Indonesia
A. Kedatangan Bangsa Barat Ke Indonesia
sampai terbentuknya kekuasaan colonial Bangsa Barat datang ke Indonesia karena
Indonesia memiliki keanekaragaman kekayaan alam. Bangsa Barat mencari rempah
rempah ke Indonesia.
1.Proses Kedatangan Bangsa Barat
Bangsa barat yang pertama kali tiba di
Indonesia adalah bangsa Portugis. Setelah itu disusul oleh Spanyol, Inggris,
dan Belanda
a. Portugis
Pada tahun 1511 Portugis dibawah
kepemimpinan Alfonso d'Albuquerque berhasil menguasai Malaka. Setelah
ditaklukan Portugis, pusat pusat perdagangan baru bermunculan seperti Aceh dan
Banten. Pada tahun 1512 Alfonso mengirim ekspedisi ke Maluku, Kep. Aru, Banda,
dan Ambon. Pada tahun 1522 dibawah pimpinan Antonio de Britto mendirikan
benteng Saint John di Maluku.
b. Spanyol
Setelah Magelhaens terbunuh di Filiphina.
pelayaran Spanyol dilanjutkan oleh Del Cano. Del Cano tiba di Maluku pada tahun
1521. Spanyol memusatkan kedudukannya di Tidore. Kedatangan Spanyol ditentang
oleh pihak Portugis karena Spanyol dianggap melanggar perjanjian Todesillas.
Karena menurut Portugis, Maluku berada di garis timur Todesillas yang menjadi
wilayah Portugis.
c. Belanda
Belanda merupakan negara terlama yang
menguasai Indonesia. Awal kedatangan mereka adalah untuk mencari rempah-rempah.
d. Inggris
Pada tahun 1580 terjadi permusuhan antara
Portugis-Spanyol dengan Belanda-Inggris. Pada tahun 1600 para pelaut dagang
Inggris tiba di India dan mendirikan persekutuan dagang yang disebut dengan
East Indische Compagnie ( EIC )
Tujuan Bangsa barat ke Indonesia
a. Gospel, untuk menjalankan tugas suci,
yaitu menyebarkan agama kristen
b. Gold, Mencari kekayaan
c. Glory, mencari keharuman nama, kejayaan,
dan kekuasaan.
Pemerintah Daendels di Indonesia
(1808-1811)
Kemenangan Prancis yang dipimpin oleh
Napoleon Bonaparte berimplikasi pada penguasaan negara-negara jajahan Belanda
menjadi dikuasai oleh Prancis. Pada tahun 1808, Daendels diangkat menjadi
gubernur jenderal atas wilayah Indonesia. Tujuan utamanya untuk mempertahankan
Pulau Jawa dari serangan pasukan lnggris. Selain itu Daendels juga diberi tugas
untuk mengatur pemerintahan Indonesia. Dalam rangka menjalankan tugas tersebut,
Daendels melakukan beberapa upaya berikut.
a. Membangun jalan dari Anyer sampai
Panarukan yang panjangnya kurang lebih 1.100 km, tujuannya untuk melancarkan
mobilitas militer di Pulau Jawa dan untuk mengangkut hasil pertanian.
b. Membangun pabrik senjata di Surabaya dan
Semarang.
c. Melaksanakan sistem kerja rodi untuk
pekerjaan yang bersifat umum, termasuk pembangunan jalan.
d. Membangun angkatan perang, misalnya
armada laut di Ujung Kulori, Banten.
e. Mencampuri urusan intern
kerajaan-kerajaan Indonesia dan memengaruhi raja-raja di Indonesia.
f. Menjalankan sistem pemerintah diktator
agar rakyat Indonesia tidak mengadakan perlawanan.
g. Mencari keuntungan besar melalui
perdagangan budak.
2. Awal Perkembangan Pengaruh Barat dan
Terbentuknya Kekuasaan Kolonial
a. Portugis
Portugis menggunakan cara licik untuk
mencapai tujuannya. Contohnya Portugis menandai setiap tempat tempat yang
disinggahi dengan Batu Padrao. untuk mengakui tempat itu sebagai wilayah
kekuasaan Portugis, Portugis juga memonopoli perdagangan di Maluku
b. Spanyol
Kedatanggan Spanyol di Maluku merupakan
kesempatan mereka untuk mengadu domba kerajaan Ternate dan Tidore. Portugis
mendukung Ternate dan Spanyol mendukung Tidore.
c. Belanda
Pada tanggal 20 Maret 1602, Belanda
mendirikan organisasi yang disebut dengan VOC ( Vereenigde Oost Indische
Compagnie ) Pimpinan VOC terdiri atas 17 orang sehingga disebut dengan Heren
Zeventien.
3. Tujuan VOC adalah :
a. Menghindari persaingan yang tidak sehat
diantara sesama pedagang Belanda
b. Memperkuat kedudukan Belanda dalam
menghadapi persaingan perdagangan barat
c. Membantu pemerintah Belanda menghadapi
Spanyol
4. Hak kekuasaan VOC yaitu :
a. Memonopoli perdagangan
b. Mengadakan perjanjian dengan raja
setempat
c. Membentuk angkatan perang sendiri
d. Membuat mata uang sendiri
e. Mengangkat pegawai yang dibutuhkan
f. Berhak mengumumkan perang
5. Tindakan VOC :
Pieter Both ( 1610-1614 ) diangkat sebagai
gubernur jendral pertama VOC. Ia berkuasa di Jayakarta. Saat itu Jayakarta di
perintah oleh seorang adipati, Pangeran WIjayakrama. Awalnya hubungan VOC
dengan kerajaan kerajaan di Indonesia berjalan baik. Namun semua memburuk
ketika masa pemerintahan J.P Coen ( Jan Pieterzoon Coen ). Pada tahun 1619
Jayakarta jatuh ke tangan VOC. Tepatnya tanggal 30 mei 1619 Jayakarta berubah
nama menjadi Batavia. Nama Batavia digunakan untuk mengabdikan nama nenek
moyang bangsa Belanda, yaitu bangsa Bataaf.
Dalam monopoli perdagangan rempah-rempah di
Indonesia, VOC memberlakukan hal-hal berikut.
a. Hak Eksteerpasi, yaitu hak untuk
mengurangi hasil rempah-rempan dengan cara menebang atau memusnahkannya bila
perlu. Tujuannya agar penawaran rempah-rempah terkendali dengan harga yang
tetap menguntungkan VOC.
b. Pelayaran Hongi (Hongi Tochtan), yaitu
pengawasan terhadap pelaksanaan monopoli perdagangan Indonesia. Jika petani
menjual rempah-rempahnya kepada pihak selain VOC, maka petani tersebut
ditangkap dan rempah-rempahnya dibakar.
Namun, kejayaan VOC tidak berlangsung lama.
VOC mengalami kemunduran pada akhir abad XVIII. Sebab-sebab kemunduran VOC
sebagai berikut.
a. Banyak pegawai VOC melakukan
penyelewengan untuk memperkaya diri sendiri (korupsi).
b. Wilayah Indonesia yang luas memerlukan
biaya besar untuk mengelolanya.
c. Biaya perang untuk menumpas perlawanan
sporadic suku-suku di Indonesia sangat besar.
d. Persaingan dengan kongsi dagang negara
lain, misalnya EIC milik pemerintah Inggris, semakin tajam.
B. Perkembangan Kebijakan dan Tindakann
Pemerintah Kolonial
1. Kerja Rodi Masa Pemerintahan Daendels
pada tahun 1808 Louis Napoleon mengirim
Marsekal Herman Williem Daendels untuk menjadi gubernur jendral di Indonesia.
Tugas Daendels yaitu :
a. Memperkuat pertahanan Jawa dari serangan
Inggris
b. Mengumpulkan dana sebanyak banyaknya
untuk biaya perang melawan Inggris
c. Memperbaiki kondisi keuangan pemerintah
karena kas yang kosong
Kebijakan Deandels yang paling banyak
memakan korban adalah Jalan Raya Anyer sampai Panarukan. Pada masa itu Deansels
dipanggil dengan nama Tuan Guntur karena bersifat kaku dan kejam. Cara lainnya
yaitu Deandels mencetak uang kertas dalam jumlah besar dan menyita uang di bank
dan pegadaian serta menjual tanah pada pihak swasta
2. Sistem sewa tanah pada masa Raffles
Pengganti Deandels adalah Yanssens. Namun
pada tahun 1811 Batavia berhasil direbut oleh Inggris. Yanssens menyerah dengan
ditandatanganinya Kapitulasi Tuntang / Perjanjian Tuntang. Untuk mengatur
pemerintahannya. Lord Minto mengangkat Thomas Stamford Raffles
3. Sistem sewa tanah pada masa Pemerintahan
Van Den Bosch
Pada masa pemerintahannya, ia menerapkan
sistem culturstelsel pada tahun 1830. Dalam pelaksanaannya sistem tanam paksa
banyak terjadi penyelewengan contohnya :
Petani masih harus membayar pajak, tanah yang digunakan untuk sistem tanam
paksa adalah tanah yang subur, waktu petani banyak tersita karena sistem tanam
paksa sehingga waktu bertani terbengkalai.
Namun ada sisi positif dari sistem tanam
paksa yaitu :
a. Masyarakat mengenal jenis tanaman baru
seperti indigo dan kopi
b. Dikembangkannya saluran irigasi
c.
Daerah mengalami peningkatan produksi padi
C. Munculnya Berbagai Perlawanan
1. Perlawanan terhadap Portugis
a. Malaka dan Demak angkat senjata
pada tahun 1512 timbul perlawanan di
Malaka. Perlawanan dipimpin oleh Pate Kadir. lalu Demak pun menyerang Portugis
dibawah kepemimpinan Pati Unus ( Pengeran Sabrang Lor )
b. Perlawanan rakyat Aceh
Aceh dan Demak pada tahun 1513 melancarkan
serangan ke Malaka. Untuk menghadapi Portugis langkah langkah yang diambil oleh
Aceh antara lain:
1. Kapal Aceh yang berlayar ke Timur Tengah
dilengkapi dengan Meriam dan sejumlah prajurit
2. Aceh meminta bantuan persenjataan,
militer, dan Ahli perang dari Turki dipenuhi pada tahun 1567.
3. Aceh juga mendatangkan bantuang dari
Kalikut dan Jepara
c. Maluku Bergolak
Pada tahun 1529 terjadilah perang antara
Portugis dengan Kerajaan Tidore. Portugis dibantu oleh Kerajaan Ternate dan
Bacan sedangkan Kerajaan Tidore di bantu oleh Spanyol. Sultan Hairun dikhianati
dan lalu dihukum mati. Itulah yang menyebabkan rakyat Tidore marah dan
menyerang Portugis habis habisan
2. Perlawanan terhadap VOC
a. Maluku kembali angkat senjata
Perlawanann terjadi di beberapa daerah
seperti : daerah rakyat hiu, Ambon, Ternate, Jailolo dan sebagainya
b. Perlawanan Makassar ( Gowa )
VOC ingin menguasai perdagangan di Makassar
untuk itu VOC mengusulkan hal berikut kepada Kerajaan Gowa :
1. Sultan Gowa bersama VOC menyerang Banda
2. Kerajaan Gowa hendaknya tidak menjual
rempah rempah ke Portugis
3. Gowa dilarang membeli rampah rempah dari
Portugis
karena tidak disetujui terjadilah perang
antara VOC dengan Kerajaan Gowa yang dipimpin oleh Sultan Hasanudin
c. Perlawanan Trunajaya
Kerajaan Mataram mengadakan perjanjian
perdamaian dengana VOC. Isi perjanjian tersebut yaitu :
1. Mataram mengakui kekuasaan VOC di
Batavia
2. Mataram boleh berdagang di seluruh
Indonesia kecuali Maluku
3. VOC mengirim duta setiap tahun ke
Kerajaan Mataram
4. Diadakan tukar menukar tawanan perang
karena Raja Amangkurat bertindak sewenang
wenang terhapat rakyat terjadilah pemberontakan Trunajaya yang dipimpin oleh
Pangeran Adipati Anom yang mendapat bantuan dari Makassar yang dipimpin oleh
Karaeng Galesung.
3. Perlawanan terhadap Kolonial
Belanda
a. Perlawanan di Maluku
Perlawanan terjadi karena Belanda memaksa
masyarakat menyerahkan berbagai macam hasil bumi. Pada malam hari tanggal 15
Mei 1817 para pemuda Saparua di bawah pimpinan Pattimura mereka mambakar kapal
kapal di pelabuhan Belanda. Namun pada tanggal 16 Desember 1817 Pattimura
dihukum gantung oleh Belanda
b. Perang Padri ( 1815-1837 )
perang ini tidak lepas dari pertentangan
kaum adat dan kaum padri. Pertempuran terjadi karena Belanda menyuruh kaum adat
dan padri untuk kerja rodi. Peperangan ini dipimpin oleh Tuanku Imam Bonjol dan
mendapat bantuan dari Sentot Alibasah. Namun Tuanku Imam Bonjol diasingkan ke
Cianjur
c. Perang Diponegoro ( 1825 - 1830 )
Pangeran Diponegoro menggunakan taktik
gerilya untuk menghadapi Belanda. Namun Belanda menggunakan siasat Benteng
Stelsel sehingga Pangeran Diponegoro diasingkan ke Manado. Setelah itu
Dipindahkan ke Makassar.
d. Perang Jagaraga ( 1849 )
Kapal belanda terjebak di buleleng. sesuai
hukum tawab karang, kapal itu menjadi milik kerajaan buleleng. lalu terjadilah
peperangan dengan Belanda dibawah kepemimpinan Gusti Ketut Jelantik. Perang ini
sering disebut dengan Perang puputan ( perang habis habisan ) namun Belanda
memenangkan peperangan sehingga seluruh Bali dikuasai Belanda
Langganan:
Postingan (Atom)